catatan ini terinspirasi sari seminar yang saya ikuti minggu kemarin,
tepatnya seminar ELC. nah ada bagian tertentu saat tanya jawab dengan
narasumber (Bapak Hendy Santoso, Founder Dunia Fitnes) mengenai brand,
atau kurang lebih pertanyaannya seperti ini, "Apa yang harus kita
dahulukan, branding produk atau branding perusahaan..??"
apa jawabannya..?? ternyata yang harus didahulukan adalah branding
perusahaan. hmmm.. jawabannya memang simple, tapi jawaban ini mendorong
saya jauh berfikir tentang pentingnya branding diri sendiri.
ya, alasannya jelas, sama seperti branding perusahaan, ketika kita
mendengar kata sepatu, apa yang terlintas di kepala..?? nike, dadung,
atau coca cola..?? pasti nike.. mana yang lebih kuat..?? nike,
cibaduyut, atau bakiak..?? pasti nike..!! ini yang dimaksud branding..
tak peduli produk itu bagus, atau jelek, saat mendengar kata "nike"
pasti asumsinya bagus.
sekarang, bayangkan kalau branding itu terdapat dalam seseorang..
misal ada 3 orang asep, udin, dan jajang.. asep seorang menteri
pertahanan, udin seorang petani, dan jajang seorang perampok.. suatu
ketika asep bilang A.. udin bilang A.. jajang bilang A juga..
pertanyaannya, siapa yang pasti lebih di dengar..?? pasti asep.. ya,
itulah branding, produk mungkin sama, tapi saat keluar, orang2 akan
melihat sumbernya dari mana.
branding diri sendiri bisa berarti juga, "apa yang orang bayangkan
saat nama kita disebut". nah, sudah tahu kah apa branding kita..?? :)
Tidak ada komentar: